Langsung ke konten utama

Postingan

Tidak Semua Orang Allah Beri Taufik Dan Hidayah Untuk Mengamalkan Ilmu

  Tidak Semua Orang Allah Beri Taufik Dan Hidayah Untuk Mengamalkan Ilmu Ibnul Qayyim rahimahullah menjelaskan dalam kitab beliau al-Fawa'id, "Tidak akan bisa mengambil manfaat dengan iman dan dengan ilmu yang telah sampai kepadanya kecuali : 1️⃣ ORANG YANG MENGETAHUI RABBNYA 🍂Dia mengetahui Allah Maha Sempurna. 🍂Dia meyakini taufik dan hidayah dari Allah semata. Terpatri dalam jiwanya 'laa haula wa laa quwwata illa billah' tiada daya upaya kecuali dari Allah. 2️⃣ ORANG YANG MENGERTI KADAR DIRINYA. 🌵 Dia mengerti bahwa dia hanyalah manusia biasa. Banyak salahnya. Banyak alpanya. Banyak kezalimannya. Banyak kejahilannya. 🌵Seorang yang tidak pernah merasa hebat dengan ilmunya, kemampuannya, kecerdasannya, retorikanya. Ketika disampaikan kepadanya targhib (dorongan) untuk beramal,  🌻Dia merasa belum mengamalkannya. 🌻Atau belum sempurna dalam menunaikannya. Ketika disampaikan kepadanya tarhib (ancaman dan kecamanan) dari hal-hal buruk yang harus dihindari, 🌻Dia sela...

Bantulah anakmu untuk menjadi penghapal Al Qur-an.....

  Bantulah anakmu untuk menjadi penghapal Al Qur-an..... Jangan pernah berkata: "tapi anakku bukanlah anak yang cerdas atau jenius, bagaimana ia bisa menghapal Qur'an??...." Yang dibutuhkan anakmu bukanlah kecerdasan dan kejeniusan, tapi yang dia butuhkan adalah pengorbananmu untuk menemani, mengajari dan membimbingnya untuk menghapalkannya. Kecerdasan bukanlah sebuah syarat untuk menjadi penghapal al-Qur'an... Rabb kita pemilik al-Qur'an sendiri berkata: وَلَقَدْ يَسَّرْنَا الْقُرْآنَ لِلذِّكْرِ فَهَلْ مِنْ مُدَّكِرٍ “Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Alquran untuk diingat (dijadikan pelajaran), maka adakah orang yang mengambil pelajaran?” (QS. Al-Qamar: 17). Allah mengulang2 ayat di atas 4 kali dalam surat yang sama....seakan Allah pemilik qur'an ingin menegaskan bahwa masih banyak harapan bagi anakmu untuk menghapalkannya Rasulullah menuturkan pahala orang tua yang menjadikan anaknya penghapal al-Qur'an: مَنْ قَرَأَ الْقُرْآنَ وَتَعَلَّمَهُ وَعَمِلَ ...

Pentingnya Sholat subuh

  Pentingnya Sholat subuh Salat Subuh merupakan salah satu salat lima waktu yang wajib ditunaikan oleh umat Islam. Sholat subuh itu adalah sholat yang menjadi indikator kebaikan seseorang. Apabila sholat subuhnya baik, maka hidupnya pun baik. Sholat subuhnya baik, maka rezekinya baik, sholat subuhnya baik, maka keberuntungannya baik. Baik dan beruntung itu bukanlah soal dunia saja, melainkan akhirat. Kalau kita ingin memulai memperbaiki diri mulailah dari sholat. Kalau kita mau mengukur pekerjaan ini baik atau tidak, lihatlah dari sholat. Dari sholat subuhlah kita bisa mengetahui betapa banyak orang orang munafik yg masih tidur dengan pulasnya seperti sabda nabi SAW : "Tidak ada salat yang lebih berat (dilaksanakan) bagi orang munafik daripada salat Subuh dan Isya'. Seandainya mereka tahu (keutamaan) yang terdapat di dalamnya, niscaya mereka akan melakukannya kendati dengan merangkak. Sungguh aku telah hendak memerintahkan kepada petugas azan untuk iqamat (Salat) kemudian aku ...

Kemuliaan Hati Rasulullah SAW

  Kemuliaan Hati Rasulullah SAW    Nabi Muhammad saw mempunyai sosok dan sifat yang luar biasa. Beliau saw adalah satu2nya insan yang memiliki kebaikan pada berbagai hal. Sifat baiknya terkumpul menjadi satu tak terlukiskan. Jujur, dermawan, suka menolong, rendah hati, sabar, dan berbagai kebaikan lainnya.    Hati beliau saw adalah khairul qulub (sebaik2 hati), hati yang paling lapang, paling kuat, paling bertakwa, paling lemah lembut, paling bersih nan suci.     Dijelaskan dalam kitab musnad Imam Ahmad bin Hanbal rahimahullah, beliau dan rowi lainnya meriwayatkan dari sahabat Ibnu Mas'ud ra, beliau berkata:    "Sesungguhnya Allah swt memandang hati hamba-hambanya, lalu mendapati hati Nabi muhammad saw sebagai hati terbaik. Maka Allah swt memilih dan mengutus beliau saw menjadi seorang Rasul. Kemudian, Allah swt memandang hati hamba-hambanya lagi, lalu mendapati hati para sahabat Nabi saw sebagai hati terbaik. Maka, Allah swt menjadikan ...

Pentingnya menghafal Al Qur'an

  Pentingnya menghafal Al Qur'an Sebagai umat muslim, menghafal Al-Quran sangatlah penting karena kita sudah dianugerahkan kitab suci Al Qur’an untuk menyempurnakan petunjuk-petunjuk Allah agar kita mencapai kebahagiaan hidup di dunia maupun di akhirat. Orang yang mahir membaca Al Qur’an nantinya akan ditempatkan bersama malaikat-malaikat pencatat yang patuh kepada Allah yang selalu berbuat kebaikan. Yang dimaksud mahir di sini adalah orang yang hafalan dan tajwidnya sama-sama mempunyai kualitas bagus, tidak perlu mengulang-ulang. Jika kita membaca Al-Qur’an dengan benar dan juga tartil maka akan mendapatkan syafaat pada hari Kiamat. salah satu dari manfaat menghafalkan Al-Quran bagi orangtua adalah Kelak di Akhirat Orang Tuanya Akan Diberikan Mahkota Cahaya, tentunya menjadi hadiah yang sangat berarti bagi orangtua kita nanti. Dari Buraidah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Siapa yang menghafal Al Qur’an, mengkajinya dan mengamalkannya, maka Allah a...

Jika Allah Menghendaki Kebaikan Kepada Hamba, Dia Akan Menjaga Waktunya

  Jika Allah Menghendaki Kebaikan Kepada Hamba, Dia Akan Menjaga Waktunya 💬 Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan : "Jika Allah menghendaki kebaikan kepada hamba-Nya, Dia akan menolongnya dalam menjaga waktu, dan menjadikan waktunya sebagai penolongnya." "Dan jika Allah menghendaki kejelekkan pada hambaNya, maka Dia jadikan waktunya sia-sia dan waktu akan menyibukkannya dalam hal yg tidak bermanfaat." 📝 Madarij As-Salikin 3/125. 📋 قال الإمام ابن القيم رحمه الله : ⬅️ ( ‏إذا أراد الله بالعبد خيـراً : أعانه بالوقت ، وجعل وقتَه مساعدا له ، وإذا أراد به شـراً : جعل وقته عليه ، وناكده وقته ) . 📔 مدارج السالكين (١٢٥/٣)

SIFAT MUSLIM YANG SEMPURNA

  "SIFAT MUSLIM YANG SEMPURNA" عَنْ عَبْدِ اللّٰهِ بْنِ عَمْرٍو بْنِ العَاص رَضِيَ اللّٰهُ عَنْهُمَا عَنِ النَّبِىِّ صَلَّى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: المُسْلِمُ مَنْ سَلِمَ المُسْلِمُونَ مِنْ لِسَانِهِ وَيَدِهِ، وَالمُهَاجِرُ مَنْ هَجَرَ مَا نَهَى اللّٰهُ عَنْهُ. (مُتَّفَقٌ عَلَيهِ)  Artinya : Dari Abdullah bin Amr bin al-'Ash radhiallahu 'anhuma, dari Nabi ﷺ bersabda: "Seorang muslim ialah orang yang semua orang Islam selamat dari kejahatan lidah (ucapan) dan kejahatan tangannya (perbuatannya). Muhajir ialah orang yang meninggalkan apa-apa yang dilarang oleh Allah padanya." (Muttafaq 'alaih) PELAJARAN YANG TERDAPAT PADA HADITS DI ATAS : 1. Hadits ini memberikan petunjuk, barang siapa yang bisa menjaga lisannya, tangannya dari saudara-saudaranya sesama muslim maka sungguh sempurna Islamnya dan barang siapa hijrah dari apa yang dilarang Allah maka dia seorang yang hijrah sebenarnya. 2. Hadits di atas menjelaskan tentang beberapa istilah yang ditet...