Langsung ke konten utama

LANGKAH-LANGKAH DIET GADGET

Baksos Rumah Tahfidz Qurani

 

LANGKAH-LANGKAH DIET GADGET


Oleh: Kak Eka Wardhana, Rumah Pensil Publisher


Ayah dan Bunda, lanjut dengan diet gadget ya...

Diet gadget dilakukan karena semua hal akan jadi baik bila digunakan dengan cara yang baik, dan semua hal jadi buruk bila dilakukan dengan cara yang buruk. Cara yang baik dalam menggunakan gadget pada anak adalah dengan melakukan diet gadget.

Dari beberapa referensi, cara-cara melakukan diet gadget yang terpenting adalah:

1. Memberlakukan waktu terbatas

Batasi penggunaan gadget. Jangan biarkan anak melanggar waktu yang telah ditentukan. Juga batasi waktu menonton televisi. Anak prasekolah hanya boleh menggunakan gadget 1 jam per hari. Anak yang sudah sekolah cukup 2 jam perhari.

2. Mendorong anak untuk bermain di luar atau main bersama orangtua

Dorong dan beranikan anak untuk bermain di luar bersama teman dan saudaranya atau bermain bersama orangtua. Sehingga mereka belajar untuk berkomunikasi. Selain bermain, dorong anak untuk membaca dan mendengarkan orangtua mendongeng. Memelihara hewan peliharaan juga disarankan.

3. Tidak menggunakan gadget untuk menjadi Babysitter

Alasan memberikan gadget yang paling buruk adalah agar anak jadi anteng. Seolah gadget adalah babysitter (pengasuh) atau pengganti orangtua. Agar anak anteng jangan berikan gadget, tetapi buku cerita, mainan kreatif, puzzle atau buku mewarnai.

4. Perhatikan waktu istirahat anak

Anak memerlukan tidur 10 jam sehari. Tidur sangat perlu untuk kesehatan tubuh, memulihkan kesegaran otak dan merecovery kelelahan mata. 

5. Berlakukan area gadget free

Misalnya gadget tidak boleh digunakan saat di ruang makan dan di ruang keluarga.


-Salam Smart Parents-

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengertian Murojaah

  Pengertian Murojaah Tujuan utama dari murojaah adalah untuk membantu memperkuat hafalan dan pemahaman seseorang terhadap isi Al-Quran Murojaah adalah sebuah istilah dalam bahasa Arab yang berarti "mengulang" atau "mengingat kembali". Istilah ini sering digunakan dalam konteks pembelajaran Al-Quran dan hadis, di mana murojaah mengacu pada metode belajar yang melibatkan pengulangan ayat-ayat yang telah dipelajari sebelumnya. Murojaah berasal dari kata raja'a yuraji'u. Arti murojaah dari kata tersebut memiliki arti kembali atau pulang. Sementara itu jika dimaknai dalam konteks menghafal Al-Quran maka arti murojaah adalah memeriksa kembali, mengecek, ataupun meninjau ulang. Pada dasarnya arti murojaah adalah untuk memelihara hafalan Al-Quran tetap baik, lancar, dan terjaga. Dengan begitu hafalan Al-Quran yang sudah dihafalkan tetap terjaga dengan baik. Tujuan utama dari murojaah adalah untuk membantu memperkuat hafalan dan pemahaman seseorang terhadap isi Al-Q...

3 resep / kiat untuk mendapatkan hasil maksimal dari Al Qur'an

  3 resep / kiat untuk mendapatkan hasil maksimal dari Al Qur'an 1. Kuantitas (membaca dalam jumlah yang banyak) 2. Kualitas (Berusaha mempelajari, memahami, mengamalkan) 3. Intensitas (Kita selalu berinteraksi dengan Al qur’an) (sumber:Mulazamah Sabtu Ustadz Abdullah Hadromi)

Nasihat & Refleksi untuk Penuntut Ilmu

  Nasihat & Refleksi untuk Penuntut Ilmu 1. Luruskan niat. Belajarlah bukan untuk terkenal, tapi agar Allah ridha dan ilmu itu membawa manfaat bagi dirimu dan orang lain. 2. Sabar dan rendah hati. Ilmu tidak bisa dikuasai dengan tergesa-gesa. Imam Asy-Syafi’i berkata: “Tidak akan diperoleh ilmu kecuali dengan enam perkara: kecerdasan, semangat, kesabaran, biaya, bimbingan guru, dan waktu yang lama.” 3. Amalkan apa yang dipelajari. Ilmu tanpa amal seperti pohon tanpa buah. Rasulullah ﷺ bersabda: “Ilmu yang tidak diamalkan seperti harta yang tidak dinafkahkan.” (HR. Ad-Dailami) 4. Cari lingkungan yang mendukung. Bertemanlah dengan orang-orang yang haus akan ilmu. Cahaya ilmu akan lebih kuat ketika berkumpul bersama orang baik. 5. Jaga adab sebelum ilmu. Ulama terdahulu berkata: “Kami belajar adab selama 30 tahun sebelum belajar ilmu selama 20 tahun.” Karena adab-lah yang membuat ilmu menjadi berkah. “Menuntut ilmu bukan hanya tentang banyaknya yang kita tahu, tapi tentang seberap...