Langsung ke konten utama

MANFAAT MEMBACA AL QUR’AN DI DALAM RUMAH

 


MANFAAT MEMBACA AL QUR’AN DI DALAM RUMAH

1. Membuat Rumah Bercahaya dan Hidup

Nabi Muhammad saw. pernah bersabda mengenai perbedaan rumah yang pernah mendengar nama Allah dan yang tidak sangat terlihat.

Rasulullah saw. bahkan menggunakan perbandingan benda hidup dan mati.

Menurut beliau, rumah-rumah yang sering mendengar nama Allah senantiasa lebih bercahaya dan mengundang.

Cahaya yang keluar dari rumah itu membuat hunian tampak lebih hidup dan tidak muram.

Hadits juga menjelaskan, umat Islam sebaiknya jangan menganggurkan rumah dan selalu mengisinya dengan surat-surat dalam kitab suci.

Jika tidak, rumah akan kosong dan berisi hawa-hawa buruk.


2. Rumah Terasa Lebih Luas

Dalam sebuah atsar, Imam Ad-Darimi berkata:

إِنَّ الْبَيْتَ لَيَتَّسِعُ عَلَى أَهْلِهِ وَتَحْضُرُهُ الْمَلَائِكَةُ وَتَهْجُرُهُ الشَّيَاطِينُ وَيَكْثُرُ خَيْرُهُ أَنْ يُقْرَأَ فِيهِ الْقُرْآنُ

“Rumah yang dibacakan Al-Qur’an, (1) akan terasa luas bagi penghuninya, (2) dan akan dihadiri/dipenuhi oleh para malaikat, (3) setan akan pergi meninggalkan rumah tersebut, (4) dan akan banyak kebaikan dalam rumah tersebut.”

Atsar tersebut menjelaskan tentang perasaan manusia yang pastinya akan tenang ketika berada di rumah orang saleh.

Rumah orang saleh terasa lebih nyaman, dan kalau sudah nyaman, sekecil apa pun rumahnya akan terasa luas.

3. Dijauhkan dari Setan dan Ilmu Sihir

Seperti pada atsar pada poin sebelumnya, salah satu manfaat membaca Al Quran di rumah adalah untuk mengusir setan.

Ini benar adanya.

Pasalnya, jin dan sebangsanya membenci rumah-rumah mereka yang taat kepada Allah Swt.

Mereka tidak bisa berkutik di dalam rumah orang Islam yang taat melakukan ibadah seperti salat lima waktu atau membaca Al-Qur’an.

Tidak hanya itu, malaikat pun akan melindungi rumah kamu sehingga tak ada ilmu sihir yang berani masuk ke dalam rumah.

4. Menjadi Ladang Kebaikan

Abu Hurairah radhiyallahu anhu berkata, “Dan kebaikan yang ada di rumah (orang yang membaca Al-Qur’an) itu akan banyak”.

Di sini, Abu Hurairah tidak hanya membahas kebaikan para penghuni rumah, tetapi juga orang-orang di luar rumah.

Ketika mengunjungi rumah kita, mereka akan merasakan kebaikan dan juga melakukan kebaikan.

Sehingga, rumah kamu akan terasa lebih harmonis karena hubungan semua orang, baik tamu atau penghuni rumah sangat baik.

5. Rumah Dijauhkan dari Bencana

Manfaat membaca Al Quran di rumah selanjutnya adalah melindungi hunian dari bencana.

Dalam surat Thaahaa ayat 123, Allah Swt. berfirman, “Maka jika datang kepadamu petunjuk daripada-Ku (wahai manusia), lalu barang siapa yang mengikuti petunjuk-Ku, niscaya dia tidak akan sesat dan tidak akan celaka.”

Ayat-ayat suci Al-Qur’an yang ‘menempel’ di dalam rumah berfungsi sebagai pelindung yang menangkal mara bahaya.

Selain itu, para penghuni rumah di dalamnya juga tidak akan mudah tersesat baik saat masih di dunia maupun akhirat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengertian Murojaah

  Pengertian Murojaah Tujuan utama dari murojaah adalah untuk membantu memperkuat hafalan dan pemahaman seseorang terhadap isi Al-Quran Murojaah adalah sebuah istilah dalam bahasa Arab yang berarti "mengulang" atau "mengingat kembali". Istilah ini sering digunakan dalam konteks pembelajaran Al-Quran dan hadis, di mana murojaah mengacu pada metode belajar yang melibatkan pengulangan ayat-ayat yang telah dipelajari sebelumnya. Murojaah berasal dari kata raja'a yuraji'u. Arti murojaah dari kata tersebut memiliki arti kembali atau pulang. Sementara itu jika dimaknai dalam konteks menghafal Al-Quran maka arti murojaah adalah memeriksa kembali, mengecek, ataupun meninjau ulang. Pada dasarnya arti murojaah adalah untuk memelihara hafalan Al-Quran tetap baik, lancar, dan terjaga. Dengan begitu hafalan Al-Quran yang sudah dihafalkan tetap terjaga dengan baik. Tujuan utama dari murojaah adalah untuk membantu memperkuat hafalan dan pemahaman seseorang terhadap isi Al-Q...

3 resep / kiat untuk mendapatkan hasil maksimal dari Al Qur'an

  3 resep / kiat untuk mendapatkan hasil maksimal dari Al Qur'an 1. Kuantitas (membaca dalam jumlah yang banyak) 2. Kualitas (Berusaha mempelajari, memahami, mengamalkan) 3. Intensitas (Kita selalu berinteraksi dengan Al qur’an) (sumber:Mulazamah Sabtu Ustadz Abdullah Hadromi)

Nasihat & Refleksi untuk Penuntut Ilmu

  Nasihat & Refleksi untuk Penuntut Ilmu 1. Luruskan niat. Belajarlah bukan untuk terkenal, tapi agar Allah ridha dan ilmu itu membawa manfaat bagi dirimu dan orang lain. 2. Sabar dan rendah hati. Ilmu tidak bisa dikuasai dengan tergesa-gesa. Imam Asy-Syafi’i berkata: “Tidak akan diperoleh ilmu kecuali dengan enam perkara: kecerdasan, semangat, kesabaran, biaya, bimbingan guru, dan waktu yang lama.” 3. Amalkan apa yang dipelajari. Ilmu tanpa amal seperti pohon tanpa buah. Rasulullah ﷺ bersabda: “Ilmu yang tidak diamalkan seperti harta yang tidak dinafkahkan.” (HR. Ad-Dailami) 4. Cari lingkungan yang mendukung. Bertemanlah dengan orang-orang yang haus akan ilmu. Cahaya ilmu akan lebih kuat ketika berkumpul bersama orang baik. 5. Jaga adab sebelum ilmu. Ulama terdahulu berkata: “Kami belajar adab selama 30 tahun sebelum belajar ilmu selama 20 tahun.” Karena adab-lah yang membuat ilmu menjadi berkah. “Menuntut ilmu bukan hanya tentang banyaknya yang kita tahu, tapi tentang seberap...