Langsung ke konten utama

ISTIQAMAH

 



ISTIQAMAH

Hadist Rasullah shallallahu alaihi wasallam

Seorang sahabat mulia yang bernama Sufyan bin Abdillah Ats-Tsaqafi radhiyallahu anhu bertanya kepada Rasulullah shallahu alaihi wasallam tentang kebaikan.Lalu,Rasulullah bersabda:

قُلْ:آمَنتُ بِاللهِ فَاسْتَقِمْ

"Katakanlah:Aku beriman kepada Allah,lalu istiqamah!"

Kisah sahabat

Adik adik yang dirahmati Allah SWT, sebelum kita mempelajari hadits tadi,mari sama sama kita mengenal sahabat mulia yang bertanya kepada Rasulullah SAW itu

Sahabat itu dikenal dengan nama panggilan, Abu Amrah R.A.

Nama aslinya Sufyan  bin Abdillah bin Abi Rabi'ah bin Al-Harits R.A

Dia berasal dari suku Ats-Tsaqafi

Beliau seorang sahabat mulia dan bijaksana.

Seorang lelaki yang dikenal dengan kejujurannya.

Ketika umar bin khattab R.A menjadi khalifah,umar bin khattab R.A mempercayakan kepadanya untuk mengurus pembagian sedekah kepda fakir miskin.

Ini semua dikarenakan ketakwaan dan kejujuran Sufyan bin Abdillah R.A

Pelajaran penting

Istiqomah adalah teguh dalam berbuat ketaatan dan kebaikan.

Istiqomah itu selalu melakukan ketaatan dan selalu berbuat kebaikan,tidak pernah meninggalkannya sama sekali.

Istiqomah itu tidak pernah bermaksiat sama sekali.

Orang yang istiqomah pasti bertkwa,karena ia tetap diatas ketaatan dan tidak pernah melanggar apa yang diharapkan Allah SWT kepadanya.

Oleh karena itu,Rasulullah SAW mewasiatkan istiqomah ini pada Sufyan bin Abdillah R.A agar dia selalu mengerjakan perintah Allah SWT dan tidak akan berbuat maksiat.

Orang yang istiqomah hingga akhir hayatnya pasti akan mendapat kan surga disisi Allah SWT,karena dia telah benar benar menjadi anak yang shalich dan salichah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengertian Murojaah

  Pengertian Murojaah Tujuan utama dari murojaah adalah untuk membantu memperkuat hafalan dan pemahaman seseorang terhadap isi Al-Quran Murojaah adalah sebuah istilah dalam bahasa Arab yang berarti "mengulang" atau "mengingat kembali". Istilah ini sering digunakan dalam konteks pembelajaran Al-Quran dan hadis, di mana murojaah mengacu pada metode belajar yang melibatkan pengulangan ayat-ayat yang telah dipelajari sebelumnya. Murojaah berasal dari kata raja'a yuraji'u. Arti murojaah dari kata tersebut memiliki arti kembali atau pulang. Sementara itu jika dimaknai dalam konteks menghafal Al-Quran maka arti murojaah adalah memeriksa kembali, mengecek, ataupun meninjau ulang. Pada dasarnya arti murojaah adalah untuk memelihara hafalan Al-Quran tetap baik, lancar, dan terjaga. Dengan begitu hafalan Al-Quran yang sudah dihafalkan tetap terjaga dengan baik. Tujuan utama dari murojaah adalah untuk membantu memperkuat hafalan dan pemahaman seseorang terhadap isi Al-Q...

Memanfaatkan Panca Indra Dalam Menghafal Al-Qur’an

  Memanfaatkan Panca Indra Dalam Menghafal Al-Qur’an Menghafal Al-Qur'an adalah ibadah yang mulia, namun banyak yang menghadapi berbagai tantangan dalam prosesnya. Beberapa masalah umum yang sering dihadapi saat menghafal Al-Qur'an antara lain: Kurangnya Konsistensi, Sulit Menghafal Ayat yang Panjang, Cepat Lupa, dan lain-lain. Memanfaatkan pancaindra dalam menghafal Al-Qur'an bisa menjadi strategi efektif untuk memperkuat daya ingat dan pemahaman. Berikut adalah beberapa cara untuk melibatkan kelima pancaindra dalam proses menghafal: Indra Penglihatan (Mata) : Membaca Al-Qur'an secara langsung : Membaca mushaf secara teratur membantu otak mengingat visualisasi ayat-ayat, huruf, dan tanda baca. Menggunakan mushaf yang sama bisa memperkuat ingatan visual. Menulis ayat-ayat : Menulis ulang ayat-ayat dapat membantu menginternalisasi teks dan memperkuat ingatan melalui proses visual dan fisik Indra Pendengaran (Telinga) : M...

Mabit Sebagai Wasilah Penanaman Karakter Unggul

  🌙 Mabit Sebagai Wasilah Penanaman Karakter Unggul Mabit atau Malam Bina Iman dan Taqwa adalah salah satu program pendidikan yang diinisiasi untuk memperkuat karakter dan spiritualitas peserta didik, khususnya para santri. Kegiatan ini dirancang secara terpadu untuk memberikan suasana baru yang menjauhkan dari rutinitas harian, sekaligus menjadi washilah (sarana) yang efektif dalam menanamkan kebiasaan positif. Apa Itu Mabit? Secara sederhana, Mabit adalah kegiatan bermalam bersama dalam sebuah rangkaian acara yang fokus pada pembinaan keimanan dan ketakwaan. Ini bukan hanya sekadar menginap, tetapi merupakan proses intensif untuk meningkatkan kualitas diri, baik secara spiritual maupun keterampilan hidup. Tujuan Utama Mabit: Membentuk Karakter Holistik Program Mabit dirancang untuk menanamkan kebiasaan dan konsep positif dalam tiga aspek utama: Aspek Ruhiyah (Spiritualitas): Penanaman Kebiasaan Ibadah: Melatih konsistensi dalam dzikir pagi dan petang, menjaga sholat fardhu berj...