Langsung ke konten utama

7 Kalimat Penghapus Dosa

 



7 Kalimat Penghapus Dosa


Inilah ketujuh kalimat yang sangat dimuliakan oleh Allah SWT dan para malaikat-Nya.

1. Bismillah

Artinya, “Dengan menyebut Nama Allah.”

Hendaklah dalam memulai segala aktivitas atau pekerjaan apapun dimulai dengan mengucapkan basmalah.


2. Alhamdulillah

Artinya, “Segala puji bagi Allah.“

Hendaklah diucapkan setiap selesai mengerjakan suatu pekerjaan. Mengakhiri segala suatu aktivitas dengan dengan ucapan hamdalah. Selain itu juga, alhamdulillah ini merupakan salah satu ucapan bentuk rasa syukur kepada Allah atas segala kenikmatan yang telah diberikan kepada hambaNya. Maka, ucapkanlah hamdalah sebagai rasa syukur kita terhadap segala kenikmatan yang Allah berikan.


3. Astaghfirullah

Artinya, “Saya mohon ampun kepada Allah.“

Jika terlontar dari lisannya kata-kata tidak terpuji maka hendaknya mengucapkan istighfar. Manusia itu tidak pernah luput dari segala dosa, maka ucapkanlah istighfar ini setiap hari, bahkan setiap waktupun sangat dianjurkan.


4. Insya Allah

Artinya, “Jika Allah menghendaki.”

Apabila hendak melakukan sesuatu yang akan datang maka ucapkan “Insyaa-Allaah”. Karena tidak ada yang tahu pasti kecuali Allah, apakah nanti kita masih ada atau tidak. Dan tatkala mengucapkan janji, ucapkanlah terlebih dahulu kalimat “Insyaa-Allah”.


5. Laa haula walaa quwwata illa billahil ‘aliyil ‘adziim

Artinya, “Tiada daya dan tiada kekuatan kecuali atas pertolongan Allah Yang Maha Tinggi Lagi Maha Agung.”

Hendaklah mengucapkan kalimat ini, jika datang suatu perbuatan atau perkara yang di benci atau tidak disukai.


6. Inna lillaahi wainna ilaihi raaji’un

Artinya, “Sungguh kami sekalian ini milik Allah dan kepadaNya kami kembali.”

Hendaknya mengucapkan kalimat tersebut jika ditimpa suatu musibah atau bencana.


7. Laa ilaaha illallaahu Muhammadur Rasulullah

Artinya, “Tidak ada Tuhan selain Allah dan nabi Muhammad itu utusan Allah.“

Hendaknya pada siang dan malam hari lisannya selalu mengucapkan kalimat tersebut.


Itulah tujuh ucapan kalimat yang sangat baik dan mulia disisi Allah SWT dan dikalangan para Malaikat. Karena kalimat-kalimat tersebut termasuk kalimat dzikir yang sangat disukai oleh Allah SWT.


-umma.id-

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengertian Murojaah

  Pengertian Murojaah Tujuan utama dari murojaah adalah untuk membantu memperkuat hafalan dan pemahaman seseorang terhadap isi Al-Quran Murojaah adalah sebuah istilah dalam bahasa Arab yang berarti "mengulang" atau "mengingat kembali". Istilah ini sering digunakan dalam konteks pembelajaran Al-Quran dan hadis, di mana murojaah mengacu pada metode belajar yang melibatkan pengulangan ayat-ayat yang telah dipelajari sebelumnya. Murojaah berasal dari kata raja'a yuraji'u. Arti murojaah dari kata tersebut memiliki arti kembali atau pulang. Sementara itu jika dimaknai dalam konteks menghafal Al-Quran maka arti murojaah adalah memeriksa kembali, mengecek, ataupun meninjau ulang. Pada dasarnya arti murojaah adalah untuk memelihara hafalan Al-Quran tetap baik, lancar, dan terjaga. Dengan begitu hafalan Al-Quran yang sudah dihafalkan tetap terjaga dengan baik. Tujuan utama dari murojaah adalah untuk membantu memperkuat hafalan dan pemahaman seseorang terhadap isi Al-Q...

3 resep / kiat untuk mendapatkan hasil maksimal dari Al Qur'an

  3 resep / kiat untuk mendapatkan hasil maksimal dari Al Qur'an 1. Kuantitas (membaca dalam jumlah yang banyak) 2. Kualitas (Berusaha mempelajari, memahami, mengamalkan) 3. Intensitas (Kita selalu berinteraksi dengan Al qur’an) (sumber:Mulazamah Sabtu Ustadz Abdullah Hadromi)

Nasihat & Refleksi untuk Penuntut Ilmu

  Nasihat & Refleksi untuk Penuntut Ilmu 1. Luruskan niat. Belajarlah bukan untuk terkenal, tapi agar Allah ridha dan ilmu itu membawa manfaat bagi dirimu dan orang lain. 2. Sabar dan rendah hati. Ilmu tidak bisa dikuasai dengan tergesa-gesa. Imam Asy-Syafi’i berkata: “Tidak akan diperoleh ilmu kecuali dengan enam perkara: kecerdasan, semangat, kesabaran, biaya, bimbingan guru, dan waktu yang lama.” 3. Amalkan apa yang dipelajari. Ilmu tanpa amal seperti pohon tanpa buah. Rasulullah ﷺ bersabda: “Ilmu yang tidak diamalkan seperti harta yang tidak dinafkahkan.” (HR. Ad-Dailami) 4. Cari lingkungan yang mendukung. Bertemanlah dengan orang-orang yang haus akan ilmu. Cahaya ilmu akan lebih kuat ketika berkumpul bersama orang baik. 5. Jaga adab sebelum ilmu. Ulama terdahulu berkata: “Kami belajar adab selama 30 tahun sebelum belajar ilmu selama 20 tahun.” Karena adab-lah yang membuat ilmu menjadi berkah. “Menuntut ilmu bukan hanya tentang banyaknya yang kita tahu, tapi tentang seberap...